IBX5980432E7F390 SISWA SULIT DI ATUR INI CARA NYA-ANAK SEKOLAH - ALIVE ZAINUL

SISWA SULIT DI ATUR INI CARA NYA-ANAK SEKOLAH

iklan (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
A. PENDAHULUAN
Kita menyadari bahwa peserta didik memiliki bermacam cara belajar. Sebagian siswa belajar dengan sangat baik hanya dengan melihat orang lain melakukannya. Biasanya kelompok ini menyukai penyajian informasi yang runtut. Mereka lebih suka menuliskan apa yang dikatakan guru. Selama pelajaran, mereka biasanya diam dan jarang terganggu oleh kebisingan , kelompok ini disebut kelompok visual. Sebagian yang lain biasanya tidak sungkan-sungkan untuk memperhatikan apa yang dikerjakan guru dan membuat catatan. Kelompok ini mengandalkan kemampuan untuk mendengar dan mengingat, kelompok ini disebut kelompok auditori. Ada juga sebagian siswa yang selama pelajaran mereka banyak bicara, mudah teralihkan perhatiannya oleh suara kebisingan. Mereka cenderung impulsife, kurang sabaran, mengganggu bahkan gelisah bila tidak bisa leluasa bergerak dan mengerjakan sesuatu. kelompok ini disebut kelompok kinestetik.

Dalam proses belajar mengajar dengan penggunaan teknik belajar aktif guru cenderung menggunakan metode ceramah dan diskusi yang acapkali guru dihadapkan pada persoalan pengelolaan kelas. Suasana kelas tidak kondusif dan siswa sulit diatur. Yang biasanya persoalan itu ditimbulkan oleh kelompok kinestetik tersebut. Berikut penulis tawarkan beberapa cara mengatasi perilaku siswa yang sulit diatur tersebut ketika guru menggunakan teknik belajar aktif pada saat proses pembelajaran.


B. ALTERNTIF CARA PEMECAHAN
Cara ini menurut hemat penulis cocok untuk diterapkan pada beberapa siswa atau diterapkan pada seluruh siswa. Berikut cara penanganan ketika siswa sulit diatur: 

1. Buatlah tanda secara non verbal 
Lakukan tatap muka dengan siswa atau dengan mendekat kepada mereka ketika mereka asyik ngobrol, mengantuk, atau menghibur dari partisipasi. letakan jari Anda di depan mulut (tanpa harus memelototi) untuk memberi tanda agar siswa berhenti ngobrol. Buat tanda “T” dengan jemari Anda untuk menghentikan perilaku yang tidak dikehendaki. 

2. Dengarkan secara aktif 
Ketika siswa memonopoli diskusi, menyimpang dari persoalan, atau berdebat dengan anda, lakukan interupsi dan menyebutkan intisari dari pendapat mereka dan kemudian meminta siswa lain berbicara. Atau Anda dapat mengakui nilai guna dari pendapat siswa atau undang mereka untuk mendiskusikannya dengan anda selama istirahat 

3. Usahakan agar siswa tidak ada yang mendominasi 
Ketika siswa yang sama selalu berbicara banyak di kelas sedangkan yang lain diam, ajukan pertanyaan atau persoalan dan kemudian tanyakanlah ada berapa banyak siswa yang bisa menjawabnya. Anda mesti mencermati siapa saja yang baru sekarang mengacungkan jari. Tunjuk salah satu dari mereka. tehnik yang sama bisa diterapkan ketika anda berupaya mendapatkan relawan siswa untuk bermain drama atau kegiatan bermain peran lainnya. 

4. Sebutkan aturan partisipasi 
Katakan kepada siswa bahwa anda hendak menerapkan aturan sebagai berikut:
  • Tidak boleh ada yang tertawa selama memainkan drama (tergantung dari jenis kegiatan yang sedang diperankannya) 
  • Hanya siswa yang belum angkat bicara yang boleh berpartisipasi 
  • Saling memberikan pendapat 
  • Kemukakan pendapat sendiri bukan pendapat orang lain. 
5. Gunakan humor segar 
Salah satu cara untuk mengatasi perilaku yang sulit adalah dengan memberikan humor segar kepada siswa. Namun, hati-hatilah agar jangan sampai menyinggung, lakukan protes tanpa membentak (misalnya, “cukup…., untuk soal itu cukup sampai di situ saja!”). Secara bergurau, rendahkan diri Anda (misalnya…., “Sepertinya juga Bapak layak mengalami hal ini.”) dst… 

6. Jalinlah hubungan pada tingkat personal 
Terlepas dari apakah siswa yang bermasalah itu bersikap memusuhi atau minder, pastikan bahwa Anda melakukan pendekatan kepada mereka sewaktu istirahat. Kecil kemungkinan bahwa siswa itu terus menyulitkan Anda atau menjaga jarak dengan Anda jika Anda memperlihatkan sikap penuh perhatian kepada mereka 

7. Ubahlah metode partisipasi 
Kadang anda dapat mengontrol akibat buruk yang ditimbulkan oleh siswa yang bermasalah dengan menyisipkan format baru semisal menggunakan pasangan atau kelompok kecil ketimbang dengan aktivitas seluruh siswa 

8. Abaikan saja perilaku yang tidak begitu negatif 
Jangan kelewat mempersoalkan perilaku yang tidak begitu mengganggu. Tetap jalankan pelajaran dan pastikan apakah perilaku itu tidak semakin parah 

9. Rembuklah perilaku yang sangat negatif secara empat mata 
Anda mesti menghentikan perilaku yang menurut Anda mengganggu jalannya proses belajar mengajar. Perintahkan dengan tegas, secara empat mata agar siswa yang bermasalah itu mengubah perilakunya yang merugikan. Jika seluruh kelas terlibat, hentikan pelajaran dan terangkan dengan jelas apa yang perlu dilakukan oleh siswa agar pelajaran berlangsung secara efektif 

10. Jangan terlalu memasukkan ke dalam hati persoalan yang anda hadapi 
Ingat bahwa banyak sekali perilaku bermasalah yang tidak ada kaitannya dengan Anda. Perilaku itu disebabkan oleh ketakutan dan kebutuhan pribadi atau kemarahan yang dilampiaskan kepada orang lain. Perhatikan dan apakah Anda bisa mengetahui tanda-tandanya bila perilaku semacam itu timbul dan mintalah siswa untuk mengesampingkan kondisi yang mempengaruhi keterlibatan positif di dalam kelas

C. KESIMPULAN
Agar semua kelompok cara belajar siswa bisa belajar dengan efektif maka seyogyanya guru dalam memberikan pengajaran hendaknya bersifat multisensori dan penuh variasi. Kebiasan guru dalam menyajikan kegiatan belajar yang bervariatif maka akan mengakomodir keinginan belajar siswa yang lebih baik. Keberagaman persoalan pengeloaan kelas dimungkinkan tidak adanya kesamaan dalam mengatasi penanganan siswa tersebut. Penulis menyadari bahwa cara-cara tersebut hanya di peroleh dari pengalaman penulis pada saat proses pembelajaran. Akan tetapi mudah-mudahan bisa membantu bagi Anda yang memiliki persoalan pengelolaan kelas yang sama.

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "SISWA SULIT DI ATUR INI CARA NYA-ANAK SEKOLAH"